Kitaro Sang Maestro

Kitaro di Grammy Awards 2014

Saya bukan penggemar musik klasik. Jadi, pengetahuan tentang nama komposer besar juga terbatas, atau boleh dibilang tidak ada. Paling mentok cuma tahu nama-nama seperti Beethovan, Mozart, dan, hmm, itu aja tahunya. Hehe. 

Nah, tadi siang, saya pergi ke gerai Telkomsel. Pas lagi nunggu nomor antrian saya dipanggil, duduklah saya sambil menikmati video klip yang ditayangkan di televisi. Lagunya random. Mulai dari Daniel Sahuleka, Celine Dion, Iwan Fals, terus John Legend. Ada yang yang video klip beneran, ada yang kumpulan slide foto aja, ada yang layar hitam plus transisi lirik-lirik lagunya saja. Untung aja bagus-bagus lagunya, jadi nggak papa.

Setelah lagu John Legend yang All of Me selesai diputar, munculah satu video klip. Kali ini, video klip asli, semacam video live concert. Begitu video klip dimulai, saya langsung terpana dengan sosok utama di video ini. Wajahnya, gerakan tangannya, posisi berdirinya, cara mendengarkan suara di sekitarnya, membuat sosok ini tampak sangat menghayati perannya. Berdiri di antara 3 piano besar (yang kemudian saya ketahui ternyata adalah “synthesizer“) di antara para musisi dan alat musik, sang komposer memberikan komando kepada musisi pertama yang menabuh alat musik semacam bedug (maafkan, saya nggak tahu apa nama alat musiknya), dengan sesuatu yang sangat magical.

Begitu masuk ke bagian melodi, saya baru ngeh. Ternyata, lagu yang berjudul “Matsuri” ini sering saya dengar. Saya lupa juga sih dengar di mana, tapi saya familiar sekali dengan lagu ini. Apalagi, waktu lihat penampilan komposernya, Kitaro. Sumpah, Kitaro keren banget. Rasa-rasanya semua alat musik dan pemain musik di sekelilingnya sudah menyatu ke jiwanya. Duh, saya betul-betul kekurangan kosakata untuk mengungkapkan perasaan saya.

Intinya, saya langsung KAGUM dengan Kitaro.

Tanpa sadar, ternyata tayangan musik berdurasi hampir 10 menit ini selesai. Untungnya setelah, itu 3 lagu berikutnya masih dari Kitaro. Salah seorang bapak juga langsung pindah ke sebelah saya supaya bisa nonton Kitaro. =D

Seperti biasa, saya langsung kepo mencari info tentang Kitaro. Singkat cerita, Masanori Takahashi, atau yang terkenal dengan nama “Kitaro”, adalah musisi asal Jepang (tentunya) berusia 61 tahun. Ternyata, waktu masih muda, Kitaro dilarang keras oleh orang tuanya untuk terjun di bidang seni. Bahkan, demi menghalangi niat Kitaro untuk menjadi musisi, orang tuanya diam-diam memasukkan Kitaro untuk bekerja di perusahaan lokal. Dasar si Kitaro yang bandel teguh pada pendirian, dia pun nekad kabur dari rumah. Ia sempat bekerja di dapur dan kantor pemerintah sembari menulis lagu di malam harinya.

Tahun 1970an, waktu itu umur Kitaro baru sekitar 17 tahun, dia sudah bergabung dengan salah satu grup musik asal Jepang. Dari sana, karirnya pelan-pelan meningkat, hingga menjadi terkenal seperti sekarang ini. Kalau didengarkan dengan seksama oleh saya yang orang awam ini, memang ada sesuatu dengan aransemen musik Kitaro yang membuat setiap karya sangat ‘berjiwa’.

Sampai sekarang, Kitaro masih aktif bermusik. Kalau ada kesempatan, pengen deh bisa nonton penampilan langsungnya!

Ada yang juga suka dengan Kitaro?

* Ngomong-ngomong, ngelihat rambut Kitaro, saya langsung teringat dengan seniman Indonesia. Ada yang tahu siapa? Iya, Sujiwo Tejo. =D 

2 Comments Add yours

  1. nyonyasepatu says:

    Bokap yg suka Kitaro, jadi dengernya karena di muterin aja hihi

    1. vinnydubidu says:

      Hoo. Saya cuman masih penasaran, lagu itu tu sering didengerin di mana ya waktu jaman kecil. Masih belum berhasil nginget =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s