Hola, Medan!

Medan belum pernah masuk dalam daftar kota di Indonesia yang ingin gue kunjungi. Kalau bukan untuk alasan menemani orang tua berangkat ke Penang (yang mengambil rute penerbangan via Medan), tentunya malam ini gue tidak akan berada di sini.

Ini kesan ter-dini untuk Medan, sepanjang perjalanan dari Kuala Namu hingga Swiss-Bel Inn, tempat kami menginap. Ini kesan yang dibuat bahkan bahkan lebih awal dari tahap prematur, karena hanya didapatkan dari 5 jam pengamatan. Jadi. kalau ada yang kurang pas, mohon dimaklumi.

1. Kuala Namu Airport keren pisan!
Bandar Soekarno Hatta Jakarta kece, bandara Juanda Surabaya juga. Nah, bandara Kuala Namu pun nggak kalah ‘wah’. Mungkin karena referensi gue sebelum ini adalah bandara Supadio Pontianak yang masih mini dan kurang modern, melihat Kuala Namu semacam membawa kelegaan yang luar biasa terhadap bentuk bandara yang seharusnya. Bersih, besar, dingin, terang, baru, rapi!

2. Hotel bagus, harga terjangkau.
Swiss-Bel Inn tempat gue nginep ini mematok harga 389rb/net untuk kamar standard dengan 2 single bed. Hotel 7 lantai ini punya dekorasi yang lumayan oke, sebelahan dengan Alfamart, dan yang paling penting, gampang nyari makan. Tinggal ke luar hotel, lurus, belok kanan, belok kanan lagi, nemu deh pasar malam tempat aneka makanan Medan bisa dipilih. Jadi, dengan harga segitu, rasanya worth paying sih yah. Oh yah wifinya cepat juga, makanya bisa nge-blog.

3. Banyak lampu jalan yang tidak dinyalakan sehingga rasanya gue nggak lihat jalanan yang terangnya ‘plong!’ gitu.
Jalanan setelah keluar kawasan airport, gelap. Jalan tol, gelap. Jalanan di kota, remang-remang. Apa mungkin karena rute yang gue lewatin kebetulan gelap-gelap semua ya?

4. Makanannya, enak (?)
Berhubung baru nyampe malam ini dan baru sempat nyobain Bihun Rebus Kepala Ikan, jadi gue hanya bisa komentar untuk makanan ini. Enak, Vin? ENAK! Ikannya gurih, kuah yang dikasih jahe itu segar banget (apalagi tadi masih panas dan gue tambahkan merica plus cabe), bihunnya pas. Sebagai penyuka makanan berkuah, tentu makanan ini pas bener di lidah gue. Udah ada rekomendasi makanan lain semacam bihun kari, nasi ayam, nasi bebong yang rencananya akan dicicipi besok. Feeling gue sih bakalan enak juga. Kalau kata temen gue yang orang Medan sih, “Medan nggak ada tempat jalan-jalan. Paling makanan doang”. Benar?

Udah yah segitu aja. Kumpulin tenaga dulu buat besok.

* Sayang cuma semalam di sini. Kalau agak lama, kayaknya boleh cari waktu kenalan resmi sama Mba Noni. :)

6 Comments Add yours

  1. Arman says:

    medan emang makanannya enak2 :)

    1. vinnydubidu says:

      Hahaha iya Kak. Apalagi Chinese food. :D

  2. nyonyasepatu says:

    Medan itu kayak kata Arman, makanannya doang yang enak2 haha

    1. vinnydubidu says:

      Confirm berarti ya pendapat ini setelah banyak yang membenarkan. Hahaha.

  3. Andy William says:

    Jadi, next trip kitah keliling makan di Medan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s